In Malaysia Travel

Transit di Kuala Lumpur, Jangan Mati Gaya! Kunjungi Tempat Ini Sambil Tamasya!

Kuala Lumpur International Airport (KLIA) sering menjadi tujuan transit sebelum penerbangan menuju negara lain. Rasanya saking seringnya transit di KLIA, aku sampai hapal letak posisi tidur untuk bermalam di KLIA, mungkin nanti akan aku bahas di postingan selanjutnya ya. 
Menara Kembar Petronas
Buat kebanyakan orang, transit berjam-jam adalah hal yang membosankan, namun ada juga yang menganggap itu hal yang menyenangkan. Hayooo, kamu tim yang mana? Kalau aku sih tim yang kadang bahkan sengaja pilih penerbangan yang transitnya agak lama, supaya bisa explore bandara atau bahkan keluar bandara dan sejenak mampir ke beberapa destinasi di sana.


Nah, kalau transit sampai lebih dari 5 jam, masa sih cuma keliling bandara doang? Ya enggak dong, tentunya aku akan memanfaatkan waktu untuk explore beberapa tempat yang mudah dijangkau dari bandara. Kalau kamu transit di Kuala Lumpur, jangan sampai mati gaya, coba deh kunjungi beberapa tempat ini!

Beli Garrett Popcorn di KLIA 2

Garrett popcorn
Garrett popcorn (Source: website klia info)
Udah pernah coba Garrett Popcorn belum? Ini termasuk salah satu popcorn terenak sih menurutku. Official store Garrett Popcorn ASEAN kayaknya baru ada di Singapore dan Malaysia deh, cmiiw ya. Jadi, setiap aku mampir transit di Singapore atau Malaysia, gak akan pernah lupa buat mampir beli popcorn ini untuk oleh-oleh.

Nah, kalau kamu kebetulan transit dalam waktu yang lama, misalnya di atas 5 jam, coba deh keluar dulu dari imigrasi buat cuci mata. Buat yang langganan Air Asia kayak aku, udah paham pasti kalau arrival Air Asia itu di KLIA 2 guys. KLIA 2 ini banyak banget store barang branded dan berbagai macam makanan juga.

Pertama yang harus kamu lakukan adalah keluar dari imigrasi dan customs check. Hal selanjutnya setelah keluar dari imigrasi adalah langsung berburu Garrett Popcorn. Letaknya satu lantai dengan arrival hall KLIA 2, yaitu di Gateway@KLIA2 Lot L2-112, Level 2. 
Garrett popcorn
Store Garrett Popcorn (Source: website klia info)
Saranku, sebaiknya kalau kamu ingin mampir membeli popcorn ini, belilah saat arrival time karena letaknya dekat sekali dengan arrival hall. Kalau kamu membeli saat keberangkatan, sepertinya agak repot ya, mengingat kamu juga harus mengejar jadwal penerbangan selanjutnya.

Kenapa sampai segitunya sama Garrett Popcorn? Percayalah guys, rasanya super enak. Favorit aku sih chicago mix ya, campuran antara popcorn caramel dengan popcorn keju. Walaupun harganya pricey untuk ukuran popcorn, tapi serius kamu gak akan nyesel karena rasanya beeeuuuh endolita guys!

Batu Caves

Setelah kamu selesai berburu Garrett Popcorn di KLIA, lanjut yuk keluar bandara dulu untuk explore Batu Caves. Rutenya mudah kok, pertama kamu harus membeli tiket bus tujuan KL Sentral, ada banyak pilihan provider bus dan jadwal keberangkatannya, biasanya 30 menit sekali. Ada Skybus dan Aerobus, juga bisa naik kereta KLIA Express.
Arrival hall klia 2
Arrival hall KLIA 2 (Source: website klia info)
Kamu bisa membeli tiket di KLIA 2 Transit yang terletak di Gateway@KLIA2, tinggal lurus saja dari arrival hall atau ikuti petunjuk arahnya. Harga tiket Skybus RM 11, Aerobus RM 12, dan KLIA Express RM 55. Kamu juga bisa membelinya secara online di website masing-masing provider. Perjalanan dari KLIA 2 menuju KL Sentral kurang lebih memakan waktu sekitar 30-45 menit.
KLIA 2
Tempat pembelian tiket bis di KLIA 2 (Source: website klia info)
Setibanya di KL Sentral, ikuti petunjuk arah menuju loket pembelian tiket. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan KTM Komuter Line tujuan Batu Caves-Pulau Sebang. KL Sentral itu semacam stasiun besar yang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi, jadi tidak perlu khawatir karena petunjuk arahnya sangat jelas. Perjalanan memakan waktu sekitar 40 menit dengan tarif RM 2,6. Setibanya di Stasiun Batu Caves, kamu tinggal jalan deh menuju destinasi utama. 

Batu Caves adalah wisata alam bernuansa religi, disini kamu akan merasakan nuansa Hindu yang kental dan bertemu dengan beberapa orang warga lokal yang melakukan ibadah. Selain itu, kamu juga akan menemui sebuah patung emas raksasa yang diyakini adalah Dewa Kartikaya atau Dewa Murugan, pelindung bagi bangsa Tamil.
Batu Caves malaysia
Pintu masuk Batu Caves menuju stasiun
Sebenarnya kamu juga bisa mendaki dan menjelajahi gua yang terletak di atas bukit. Perlu effort tenaga dan waktu jika mau masuk ke sana. Tapi ingat yah, barang bawaanmu pasti cukup banyak (kalau kamu tim anti bagasi kayak aku hehe) dan juga waktu transit yang tidak panjang. Jadi, menurutku cukup untuk sekedar berfoto di area utama saja dan tidak perlu menjelajah gua.
batu caves tahun 2017
Batu Caves tahun 2017
Batu caves malaysia
Batu Caves tahun 2019
Pertama ke Batu Caves tahun 2017, kemudian kembali lagi di akhir tahun 2019 yang lalu. Ternyata banyak perubahan signifikan yang membuat Batu Caves jadi lebih terawat dan berwarna. Tangga-tangga menuju gua dicat warna-warni, begitu juga dengan pilar-pilar disekitarnya. So, colorful!
Waktu terbaik mengunjungi Batu Caves adalah pagi hari saat masih sepi pengunjung dan matahari tidak terlalu terik. Destinasi ini gratis alias tidak dipungut tiket masuk dan sepertinya terbuka setiap saat untuk dikunjungi. Jangan terlalu lama menghabiskan waktu, karena masih ada destinasi selanjutnya.

Menara Kembar Petronas 

Menara Kembar Petronas
Menara Kembar Petronas
Selanjutnya mari melanjutkan perjalanan menuju Menara Petronas, sebuah landmark yang menjadi simbol negara jiran, Malaysia. Tidak sah ke Malaysia kalau tidak mampir ke Menara Petronas ini ya kan? Makanya, yuk sempatkan diri mampir sebentar ke menara ini!

Sangat mudah menuju lokasi ini dari Batu Caves, kamu perlu kembali ke KL Sentral dengan menggunakan transportasi yang sama, KTM Komuter Line tujuan Batu Caves-Pulau Sebang dan turun di KL Sentral. Lama waktu dan tarif perjalanan masih sama seperti sebelumnya.
Petronas twin tower kuala lumpur
Spot foto wajib di Menara Petronas
Tiba di KL Sentral, kamu harus berganti moda transportasi dengan LRT Kelana Jaya Line lalu turun di KLCC, stasiun yang paling dekat dengan Menara Kembar Petronas dengan tarif RM 1,2. selama kurang lebih 10-15 menit. Stasiun KLCC langsung terintegrasi dengan Suria KLCC Mall yang terletak persis di bawah menara kembar, jadi silahkan kalau mau mampir keliling mall terlebih dahulu.

Tapi kalau kamu mau langsung berfoto dengan latar belakang menara kembar, dari stasiun KLCC keluarlah melalui Exit Jalan Ampang. Kemudian kamu harus berjalan kaki menuju spot foto dengan background Petronas Twin Tower. Gampang kan? Tapi saat pertama kali, aku kesulitan mencari spot tersebut, sehingga harus bertanya dulu ke beberapa petugas mall haha.
KL Sentral
Bus stop KL Sentral ke KLIA (Source: website klia info)
Kalau sudah puas berfoto dan ingin kembali menuju KLIA 2, kamu bisa mengikuti rute yang sama, dari KLCC menuju KL Sentral dengan LRT Kelana Jaya Line. Kemudian lanjut dengan Aerobus, Skybus, atau KLIA Express menuju KLIA 2. Oh iya, perhatikan jadwal penerbanganmu selanjutnya, apakah dari KLIA 1 atau KLIA 2, karena kalau nyasar jaraknya cukup jauh.

Cuci Mata di Duty Free KLIA

Kuala Lumpur international airport
Shopping di KLIA (Source: website klia info)
Anyway
 jangan sampai terlena ya, karena waktumu terbatas. Kamu harus sampai bandara minimal 1,5 -2 jam sebelum boarding. Tidak apa terlalu lama, karena kamu masih bisa cuci mata di duty free yang ada di bandara atau mencoba kuliner khas Malaysia di beberapa restaurant bandara.

Salah satu hal yang wajib kamu lakukan saat transit di bandara apapun adalah mencoba mengunjungi toko duty free yang ada di bandara. Kamu juga bisa membeli berbagai barang branded dan oleh-oleh. Kalau dari segi harga, memang harga di bandara jauh lebih mahal dibanding dengan harga di toko biasa, walaupun duty free tetap saja lebih mahal.

Tapi buat kamu yang gak bisa diam saat transit, boleh dicoba mengunjungi satu per satu toko duty free di bandara. KLIA sendiri terbilang modern dengan banyak sekali toko-toko yang bisa kamu kunjungi. Bandaranya udah kayak mall deh, jadi buat anak mall dijamin gak akan bosen untuk killing time sejam dua jamlah hehe.

Hal yang harus diperhatikan saat transit adalah waktu. Jangan terlalu lama menghabiskan waktu di satu tempat pun jangan dipaksakan pergi ke banyak tempat jika waktunya tidak memungkinkan. Pertimbangkan juga waktu perjalanannya, kalau mau cepat dan ringkas, kamu bisa langsung naik Grab atau taksi tapi tentu saja tarifnya lebih mahal.

Itulah caraku menghabiskan waktu transit yang panjang di Kuala Lumpur. Kalau kamu bagaimana? Sudah pernah mencobanya? Boleh banget loh share pengalamanmu di kolom comment hehe. Semoga postinganku kali ini bisa membantu kamu saat bosan menghadapi waktu transit yang sama di KLIA ya!

 

4 comments:

  1. Wah mbak Dee, aku dulu mati gaya di KL..
    Kesana 2 hari tapi ngga kemana-mana, tiduran dikosan temenku aja gara-gara sakit haha

    Pengen ke Batu Cave tapi ngga kuat jalan hiks... trus akhirnya cuman ke Mall sama Menara Kembar doang di hari terakhir haha
    Hmm musti balik kesana lagi kayaknya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbaaaaaa sedih banget pas lagi sakit huhu. semoga next time bisa explore Kuala Lumpur lagi ya mba. Bisa jalan-jalan ke Batu Caves :D

      Delete
  2. Jadi penasaran sama Garrett Popcorn!! Kayaknya cemilan wajib dicoba nih. Batu caves juga belum sempet dikunjungin ih! Ntar pas balik lagi ke kl mau kesana pokoknya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul mba, kalau lagi transit di Kuala Lumpur International Airport, boleh sekalian mampir ke Garrett Popcorn atau cus langsung ke Batu Caves hehe deket kok :)

      Delete