In Life Song

Pemahaman Lagu "How Great is Our God"

Malam ini gue jadi Worship Leader (WL) di Ibadah Pendalaman Alkitab (PA) Naposobulung di gereja. Salah satu lagu pujian yang akan dinyanyikan berjudul "How Great is Our God". Some years ago, gue sudah pernah membaca tentang latar belakang lagu ini dan saat ini gue ingin share about the story of this song.

Background Story
Lagu ini pertama kali diciptakan oleh Chris Tomlin, Ed Cash, dan Jesse Reeves pada tahun 2005. Chris Tomlin lahir di Grand Saline, Texas pada tanggal 4 Mei 1972. Ia adalah seorang  musisi kristen komtemporer di America. Selain itu juga Dia aktif menjadi worship leader dan song writer. Tomlin menulis lagu pujian rohani pertamanya pada usia 14 tahun. Setelah kuliah, Ia meneruskan pelayanannya di Harvest Ministry di The woodlands United Methodist Church sekitar tahun 1990. Solo project pertamanya berjudul The Noise We Make yang dirilis pada tahun 2001. Selain berkarir solo, Tomlin juga mempunyai band dan menulis lagu bersama dengan band-nya, yaitu Chris Tomlin (gitar dan piano), Daniel Carson (gitar elektrik, backup vocals), Jesse Reeves (bass, backup vocals), Travis Nunn (drums), dan Matt Gilder (piano, keys).

Chris Tomlin menulis lagu ini saat dia tinggal di Austin, Texas. Menurutnya, dia menulis lagu ini saat dia diingatkan kembali oleh Mazmur 104 yang berbunyi "Pujilah TUHAN, hai jiwaku! TUHAN, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak, yang berselimutkan terang seperti kain, yang membentangkan langit seperti tenda...." atau dalam terjemahan lain "Bless the Lord, O my soul! O Lord my God, You are very great; You are clothed with splendor and majesty, covering Yourself with light as with a cloak, stretching out heaven like a tent curtain....". Saat itu ia sedang duduk di sofa dalam apartemen kecilnya, Mazmur 104 membukakan kepadanya tentang deskripsi Tuhan yang begitu besar, the glory of majesty menjadi awal ia menciptakan bagian chorus dari lagu ini. Awalnya ia tidak mempunyai ide bagaimana kelanjutan dari lagu ini. Ia ingin membuat lagu rohani yang bisa dinyanyikan oleh berbagai gereja dengan berbagai kebudayaan dan kultur. Sampai pada akhirnya ia bertemu dengan Ed Cash (yang menjadi produser dari lagu ini). Pada pertemuan pertamanya Chris memainkan gitarnya dan sambil mengatakan ini adalah lagu tentang betapa besarnya Allah kita, How Great is Oud God tetapi lagu ini belum selesai, belum mempunyai bagian brigde. Kemudian ia menanyakan pendapat Ed Cash bagaimana kiranya kelanjutan lagu ini. Ed Cash langsung mengambil gitarnya dan bernyanyi begitu saja "You're the name above all names, You are worthy of our praise". Syair inilah yang akhirnya menjadi bridge untuk lagu How Great is Our God. Ed Cash sendiri adalah seorang song writer dan produser musik yang lahir di California Utara dan telah menerima Tuhan sejak umur 5 tahun. 

Pada awalnya, Jesse Reeves (salah satu personel band yang digawangi Chris Tomlin) adalah penulis asli dari ketiga bait (verses) dari lagu How Great is Oud God. Reeves mengatakan "“I had originally written three verses for this song, but I didn’t have a chorus. I gave what I had written to Chris to write a chorus". Bagian chorus tersebut akhirnya datang dan terinspirasi setelah Chris Tomlin membaca Mazmur 104, concerning the greatness, splendor, and majesty in which God wraps himself. Tomlin mengatakan "I started singing a little chorus, ‘How great is our God.’ The truth behind the song is that it is timely, and yet it is timeless. It is something we need to be singing during such a time as this, declaring the greatness and worthiness of our God. As we look around our world, I think the song is important because it gathers us together and points our hearts in the right direction. The verses are very simple, and hopefully they magnify our Lord as they amplify the chorus. What a beautiful picture from the Psalms as our God wraps himself in light and darkness cannot hide from him. I also feel that the melody that carries these truths is from God". 

Interpretation of the Lyrics
Setelah melihat kepada sejarah lagu ini, sekarang gue akan melihat dan mendalami tentang lirik dari lagu ini. Ini adalah interpretasi gue pribadi, bagaimana gue menikmati setiap kata dalam lirik lagu ini. Syair lagu ini adalah sebagai berikut:

Dari judulnya lagu ini ingin menceritakan tentang betapa besar Allah kita. Judul ini mengajak kita untuk membayangkan pribadi Allah itu sendiri berdasarkan yang ditulis dalam Mazmur 104. Baris pertama pada bait pertama lagu ini dapat dilihat bahwa Allah dianalogikan seperti seorang raja. Raja yang agung (splendor), yang berbajukan kemuliaan (majesty). Majesty is sovereign power, authority, dignity: the quality or state of being worthy, honored, or esteemed. Jadi, Allah sendiri dipenuhi dengan kekuatan tertinggi and worhty to be honored. Seperti yang dikatakan pada Mazmur 93:1 "TUHAN adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan, TUHAN berpakaian, berikat pinggang kekuatan. Sungguh, telah tegak dunia, tidak bergoyang". Oleh karena itulah, seluruh bumi (termasuk kita, manusia) meresponnya dengan sukacita (rejoice). We should simply be in awe, in amazement of who God is and how awesome He is.

He wraps himself in light, seperti dalam Firman Tuhan 1 Yohanes 1:5 "Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan." dan Yohanes 8:12 "Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.". Jika terang sudah terpanjar, logikanya maka gelap tidak akan terlihat lagi bukan? Ya, kurang lebih seperti itulah Allah kita. Dia punya kuasa untuk menghapuskan kegelapan dalam hidup kita, bahkan kegelapan pun runtuh dan gemetar mendengar suara Allah.

Bagian reff benar-benar ingin menunjukkan kebesaran Allah, dilihat dari syair "How great is our God..." yang diulang berkali-kali dan dipertegas dengan ajakan 'nyanyilah bersamaku'. Bagian reff inilah yang menjadi inti dari lagu. Dalam beberapa versi lagu yang berbeda, bahkan bagian reff dinyanyikan sangat sering dan berkali-kali. Seolah-olah menunjukan dan menegaskan kepada setiap orang yang mendengar bahwa Allah Tuhan kita memang benar-benar besar, GREAT. Kita sebagai manusia harus mengakui kebesaran Allah yang tidak pernah berhenti berkarya dalam kehidupan kita.

Allah terus berkarya dalam kehidupan kita, age to age He stands. He never stop to bless us, bahkan sampai seumur hidup kita dan sampai pada hari terakhir dunia ini. Semuanya ada ditangan Allah, sebab Allah yang punya kuasa. Allah adalah alfa dan omega, yang awal dan yang akhir. Wahyu 22:13 "Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.". 

The Godhead three in one menunjukan dan menjelaskan tentang Allah Tritunggal yang adalah Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Ketiganya punya peran yang berbeda namun tetap satu (three in one). Matius 16:16-17 "Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"", Efesus 4:30 "Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.", Yohanes 1:14 "Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.". 
Allah adalah Singa yang buas yang menyertai bangsa Yehuda dan akan berperang untuk mereka. But also is the gentle Lamb of God who submitted Himself to the Father's will take the place for us that cross. Kejadian 49:8-9 "Yehuda, engkau akan dipuji oleh saudara-saudaramu, tanganmu akan menekan tengkuk musuhmu, kepadamu akan sujud anak-anak ayahmu. Yehuda adalah seperti anak singa: setelah menerkam, engkau naik ke suatu tempat yang tinggi, hai anakku; ia meniarap dan berbaring seperti singa jantan atau seperti singa betina; siapakah yang berani membangunkannya?", Kejadian 22:8 "Sahut Abraham: "Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku." Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.". The lion and the lamb will lie down with each other now as King Jesus rules over your life and when He returns to reign over this earth.

Pada akhirnya Allah adalah nama dari segala nama. Allah sendiri yang memberikan kita keselamatan. God of majesty worthy of all praise!!! Mazmur 148:13 "Biarlah semuanya memuji-muji TUHAN, sebab hanya nama-Nya saja yang tinggi luhur, keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit.", Filipi 2:9-11 "Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!". 

Application (A Real Better Act)
Setelah mengetahui makna dan arti dibalik lagu ini, yang secara garis besar menceritakan tentang kebesaran Tuhan Allah, yang adalah Raja agung yang mulia, tindakan apa yang dapat kita ambil? Jadilah pelaku Firman jangan hanya pendengar saja. Gue sendiri diingatkan kembali bahwa Allah yang berkuasa atas segala hal karena kebesarannya yang tidak tersaingi. Bahkan Allah berkuasa atas diri kita, diri gue. Sering kali gue merasa bahwa segala sesuatu hebat dalam diri gue adalah hasil usaha gue pribadi dan lupa bahwa di atas semua ini ada Allah yang memberikan. Jadi gue kembali disadarkan bahwa sepenuhnya diri gue adalah milik Allah, karena kebesaran Allah, gue akan lebih rendah hati dan bijaksana dalam bersikap ke depannya. Tuhan pimpin anakMu ini. Amin :)

References:
http://jasonofgod.com/2011/11/19/story-song-how-great-is-our-god/
http://www.disciplemagazine.com/www/articles/135.385
http://www.songfacts.com/detail.php?id=26457




Praise The Lord,
Dewi Lestari Natalia.

0 comments:

Post a comment